Nyamuk dapat mendeteksi korbannya dan mengunci target dari jarak yang cukup jauh, sekitar 50 meter berkat jejak karbon dioksida yang ditinggalkan. Nyamuk juga cenderung mendekati sumber tubuh yang hangat. Oleh karena itu, perempuan hamil atau tubuh yang lebih gemuk lebih sering digigit nyamuk. Aroma tubuh juga menarik perhatian nyamuk, khususnya bagian kaki yang mengeluarkan bakteri setelah berolahraga.
Tapi, tahukah jika nyamuk juga memilih warna gelap sebagai salah satu targetnya ?
Salah satu peneliti di bidang medical entomological dari University of Florida, Profesor Jonathan Day, menyebutkan bahwa 20 persen orang berpakaian gelap menjadi sasaran yang disukai oleh nyamuk. Senada dengan penelitian tersebut, sumber lain dari Live Science menyatakan bahwa nyamuk tertarik pada warna gelap karena bisa menyerap panas.
Nyamuk yang memiliki sensor yang sensitif dengan panas akan mendekati warna gelap yang menyimpan panas. Warna gelap seperti Hitam, Biru Tua serta warna Merah dan Orange lebih menarik bagi nyamuk karena dianggap lebih membaur dengan sekitarnya, itulah mengapa nyamuk lebih suka menghampiri tempat atau spot visual dengan warna gelap.
Sebuah studi dari University of Washington memberikan pencerahan baru tentang bagaimana nyamuk bereaksi terhadap warna tertentu. Warna Putih, Cream, Kuning dan Biru Terang memantulkan panas dan cahaya dengan efektif sehingga nyamuk menjadi tidak tertarik. Meski nyamuk sering berada di area yang hijau, ternyata warna hijau terang kurang diminati oleh nyamuk karena dianggap sebagai tempat mendarat. Warna Ungu muda selain estetik, ternyata ini juga dapat membantu mengusir nyamuk.
Jika di dalam ruangan atau dirumah, Jasa Pembasmi Nyamuk dapat digunakan agar populasinya di lingkungan sekitar tidak bertambah banyak. Ada juga loh solusi alami untuk mengusir nyamuk dengan memilih warna cat dinding yang tidak disukai oleh nyamuk. Tapi ini tidak menjamin nyamuk tidak akan ada dari rumah kalian ya.