Lewati ke konten

Nyamuk

Waspadai Efek Samping Obat Nyamuk Bakar, Bisa Sampai Memicu Kanker !

Nyamuk termasuk serangga terbang yang kerap mengganggu aktivitas manusia. Beberapa di antaranya bahkan menyebabkan penyakit serius seperti demam berdarah, chikungunya, dan malaria…

Oleh Tim Teknis ETOS

Nyamuk termasuk serangga terbang yang kerap mengganggu aktivitas manusia. Beberapa di antaranya bahkan menyebabkan penyakit serius seperti demam berdarah, chikungunya, dan malaria. Untuk mengatasinya, tak sedikit yang langsung memakai jasa pembasmi nyamuk . Namun, ada juga yang menggunakan cara mudah seperti memasang obat nyamuk bakar.

Selain murah, obat nyamuk bakar mudah dinyalakan. Sayangnya, banyak yang belum menyadari bahaya penggunaan produk tersebut. Dalam jangka panjang, pemakaian obat nyamuk bakar berpotensi memicu efek samping berikut ini:

● Sakit kepala dan alergi

Obat nyamuk bakar terbuat dari bahan-bahan kimia seperti aluminium, aromatik, insektisida, hingga piretrin pestisida. Ketika dihirup dalam jumlah banyak dan jangka panjang, bahan-bahan tersebut akan memicu dampak negatif seperti sakit kepala.

Reaksi lain yang akan dirasakan adalah alergi dan ruam pada kulit. Efek samping ini biasanya muncul saat Anda memasang obat nyamuk bakar di ruang tertutup atau tanpa ventilasi. Akibatnya, residu obat akan menempel ke kulit.

● Infeksi saluran pernapasan akut

Terlalu sering memakai obat nyamuk bakar juga dapat menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA. Beberapa gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini adalah pilek, pusing, demam, sakit tenggorokan, sampai sesak napas.

Bahkan, bahan seperti formalin dan sulfur dioksida yang terkandung dalam obat nyamuk bakar juga dapat memicu gangguan lebih parah, yakni asma sampai bronkitis.

● Keracunan karbon monoksida

Di dalam obat nyamuk bakar terdapat kandungan karbon monoksida. Paparan karbon monoksida yang terlalu berlebihan tidak hanya mengganggu saluran pernapasan tetapi juga memicu keracunan, loh. Terutama saat obat nyamuk tersebut dipakai di ruangan berventilasi buruk.

Gejala yang ditimbulkan akibat keracunan karbon monoksida seperti sesak napas, pandangan mengabur, nyeri dada, sampai kehilangan kesadaran. Kalau terus dibiarkan, keracunan monoksida akan memicu gangguan lebih parah seperti kerusakan jantung sampai keguguran.

● Kanker paru-paru

Sebuah penelitian yang dikutip dari laman Alodokter mengungkapkan seseorang yang memakai obat nyamuk bakar tiga kali dalam seminggu memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru dibandingkan yang lain. Apalagi kalau sampai menggunakannya dalam jangka waktu lama.

Di samping itu, kandungan formalin yang terdapat pada obat nyamuk bakar ini juga disinyalir dapat memicu penyakit kronis lainnya seperti kanker nasofaring. Jadi, sebaiknya Anda perhatikan dan batasi pemakaian obat nyamuk bakar sebelum menghadapi risiko ini, ya.

Lalu, adakah cara efektif membasmi nyamuk tanpa obat nyamuk bakar? Seperti yang disebutkan sebelumnya, jasa pembasmi nyamuk bisa menjadi solusi ampuh dan minim resiko yang dapat diandalkan. Pasalnya, mereka sudah memakai prosedur dan produk tepat dalam penerapannya dan bekerja secara profesional.

Layanan Pelanggan

Butuh bantuan? Kami siap membantu.

Hubungi tim Customer Care ETOS untuk konsultasi, survei gratis, dan penjadwalan layanan.

Hubungi Kami

© 2026 PT. ETOS INDONUSA. Hak cipta dilindungi.