Lewati ke konten

Tikus

Mitos Tikus Yang Perlu Kamu Tau

Ada banyak jenis makanan yang dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Mulai dari tanaman herbal, buah-buahan, sayuran, hingga makanan-makanan tradisional yang dipercaya memiliki…

Oleh Tim Teknis ETOS

Ada banyak jenis makanan yang dipercaya dapat meningkatkan stamina tubuh. Mulai dari tanaman herbal, buah-buahan, sayuran, hingga makanan-makanan tradisional yang dipercaya memiliki khasiat tertentu. Salah satu diantaranya adalah nying-nying atau bayi tikus. Bayi tikus telah lama dikonsumsi masyarakat Indonesia karena dipercaya berkhasiat meningkatkan stamina dan menambah kekuatan fisik untuk laki-laki. Praktik tersebut rupanya masih dilakukan oleh banyak orang hingga saat ini. Dalam bahasa Jawa, ritual itu dikenal dengan istilah 'nguntal cindil'. Bila diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia yakni, 'menelan hidup-hidup bayi tikus yang masih merah'. Sekilas memang terdengar sangat menjijikkan. Bagaimana tidak, kamu harus menggigit daging bayi tikus yang masih hidup lalu menelannya.

Nah, agar khasiatnya maksimal, setiap orang disarankan untuk menyantap minimal 5 ekor cindil per hari. Konon efeknya akan membuat rubuh merasa hangat dan tidak cepat lelah saat bekerja. Di pagi hari rasa pegal dan linu pun tidak akan terasa sama sekali bila mengonsumsi 5 ekor bayi tikus tersebut. Selain menambah stamina, bayi tikus juga dipercaya dapat memperpanjang umur seseorang.

Sampai saat ini belum ada penelitian terkait hal tersebut. Tikus identik dengan lingkungan yang kotor yang justru akan membahayakan kesehatan manusia. Jika dengan mengkonsumsi bayi tikus benar menjadi berstamina, ini karena tersugesti dengan mitos tersebut.

Keberadaan tikus harus diwaspadai karena ham aini banyak menimbulkan kerugian. Mereka bisa menggigit barang-barang menjadi rusak dan juga menularkan penyakit berbahaya ke manusia.

Layanan Pelanggan

Butuh bantuan? Kami siap membantu.

Hubungi tim Customer Care ETOS untuk konsultasi, survei gratis, dan penjadwalan layanan.

Hubungi Kami

© 2026 PT. ETOS INDONUSA. Hak cipta dilindungi.